Wisata Travel Nusa Penida Bali Selalu Mempersona Keindahannya

Bali tidak hanya Kuta atau Ubud saja. Ada Nusa Penida yang tetap memesona untuk didatangi traveler jika berlibur ke Bali, Lihat ada promosi ticket pesawat serta hotel yang murah ke Pulau Dewata, saya serta teman-temanpun tidak berpikir panjang. Sikat gengs, gayaku waktu merayu mereka. Tibalah saya serta rekan-rekan di Lapangan terbang Ngurah Rai, Bali saat malam hari serta kami putuskan untuk istirahat di lapangan terbang dalam beberapa saat saja. Mendekati subuh berangkatlah kami ke arah Pelabuhan Data Sgp Sanur memakai mobil pesan online.

Jalanan masih sepi kami juga datang bertambah cepat dari waktu yang telah kami prediksi. Langit masih gelap loket ticket juga belumlah ada satu juga yang membuka. Sekalian menanti, kami juga memeriksa kembali semua peralatan bawaan kami. Jam tunjukkan jam 07.00 dibarengi matahari yang baru terlihat. Saya juga putuskan untuk sarapan sebelum ke arah loket ticket. Nasi Jinggo pilihan menu sarapan lokal yang murah dan meriah hanya 7.000 rupiah saja di sini.

Lihat beberapa pelancong mulai ramai banyak yang datang bergegaslah saya cari ticket buat kami berempat. Sebelum beli tanya-tanya dahulu harga tiketnya terkadang senang ada yang beda. Dapatkah saya ticket PP Sanur – Nusa Penida – Sanur dengan kapal Pujaan express seharga 150rb rupiah/orang.

Ahh aman, dengan telusuri pasir pantai beberapa penumpang mulai penuhi kapal yang siap pergi. Kira-kira satu jam tibalah kapal kami di Pelabuhan Sampalan, satu diantara pelabuhan di Nusa Penida tidak hanya Toyapakeh.

Sebab di sini pulau jadi udara panasnya lebih berasa, kami juga santai sesaat serta kembali mengincar nasi jinggo yang kebetulan berada di satu diantara warung disana. Kami juga tidak ingin menyiakan waktu waktu itu, sekalian nikmati makanan kami cari info beberapa tempat yang akan kami datangi ke masyarakat lokal yang duduk bersama kami. Tak perlu malu sebab masyarakat lokal di sini ramah-ramah.

Wisata Travel Nusa Penida Bali Selalu Mempersona Keindahannya

Dengan bekal semua informasi yang kami temukan siaplah kami untuk eksplore pulau cantik ini. Dari sini kami pilih menyewa motor untuk mengawali perjalanan kami, masih cukup murah Rp 150 ribu untuk 2 hari jadi kami sewa 2 unit motor, Sesuai dengan instruksi beberapa masyarakat, meluncurlah kami dengan motor mengarah barat nuspen. Kelingking Beach tempat pertama yang kami pilih.

Meskipun berpanas-panasan melingkari tempat ini saya tidak habis-habisnya memberikan pujian pada alam yang dibuat Sang Pencipta. Bentuk unik yang dipunyai pantai kelingking beach ini jadikan pantai ini benar-benar dikagumi beberapa pengunjung lebih wisatawan luar negeri.

Beruntunglah kita berjumpa sapa dengan sang guide lokal yang sedang bawa tamunya itu serta beliau tidak keberatan menyimpan photo buat saya, hehe senangnya, Senang nikmati ruang ini kamipun beralih ke ruang pantai lainnya. Broken Beach yang berdampingan dengan Angel Billabong. Dari sejak ruang parkir motor saya mulai terkesima dengan situasi serta panorama pantai ini.

Tempat pantai ini memang tidak pas buat pengunjung untuk hadir berenang sebab debet ombak yang cukup deras. Sayapun menangguhkan kemauan turun ke lagoon sebab air laut sedang pasang waktu itu. Tetapi pesona pantai ini terasanya membuat saya tidak mau pergi dari sini.

Baca juga : 3 Liburan Di Eropa Yang Paling Menyenangkan Ditahun Ini

Saya merencanakan untuk camping di tempat ini tetapi hari semakin sore serta kamipun belum mengeksplore Crystal Beach. Dengan musyawarah bersama dengan karena itu kami putuskan meneruskan tersisa hari kami ke Crystal beach serta camping disana.

Tetapi sayang sore itu pengunjung tidak diperbolehkan untuk camping sehubungan status siaga dari pemerintah sebab keadaan pulau Lombok yang seringkali dirundung gempa susulan. Akhirnya, kamipun cuma bermain sesaat serta berpose nikmati senja sampai malam datang bawa langkah kami ke satu homestay yang asri bergaya ciri khas Bali.

Kembali kami juga siap mengeksplore sisi timur pulau ini. Pagi itu berat rasa-rasanya tinggalkan homestay sebab tempatnya demikian nyaman , pemiliknya ramah serta baik, ada di ruang alam jauh dari pusat keramaian,benar-benar tenang hingga tidak kelihatan wisatawan lokal satupun yang ada cuma wisatawan luar negeri.

Tetapi hari ini paling akhir kami,harus harus bergegas pergi pagi mengingat perjalanan mengarah timur cukup jauh. Jarak yang kami menempuh memakai motor kurang lebih sejam lebih dari titik homestay ke spot pertama Atuh Beach. Yang ingin coba memakai kendaraan bermotor butuh berhati-hati serta siaga ya, sebab medan perjalanan yang dikit ekstrim dengan tanjakan yang berliku sudah sempat membuat kami terkejut loh.

Mujur spot wisata di sini benar-benar bersisihan jaraknya. Jadi sekali eksplore anda bisa berkunjung ke Atuh Beach, Atuh Cliff, Bukit teletubbies serta paling akhir Rumah Pohon Molenteng dengan view pulau seribunya.

Jam tunjukkan hampir jam 1 siang, kami harus bergegas kembali pada dermaga mengingat ticket balik ke Sanur jam 2 siang. Kamipun datang di dermaga sebelum jam 2 serta menggempur warung nasi sesudah kembalikan serta membayar motor sewaan di parkiran. Kenyang dengan nasi jinggo serta mie goreng, beranjaklah kami beberapa penumpang naiki kapal serta kembali pada pelabuhan sanur. Patut saja pulau kecil ini demikian tersohor, keindahannya dapat menarik hati beberapa pelancong.

Mimpi tujuan setelah itu bertandang ke Dubai satu diantara kota tersohor di Uni Emirat Arab. Dengan mempunyai destinasi-destinasi wisata yang nyentrik membuat Dubai jadi satu diantara tempat yang didambakan beberapa orang.

Yang ingin saya kerjakan waktu berada di Dubai ialah ingin rasakan bermalam elegan di hotel Burj Al Arab, nikmati panorama kota Dubai dari gedung paling tinggi Burj Khalifa, rasakan sensasi land tur safari naik Unta sekalian mencicip makanan ciri khas, berpose cantik di Love Lake Dubai, berjemur ria di Jumeirah Beach.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *