Selintas Pandang Pariwisata Dari Pedalaman Rimba Kalimantan

Krayan, Kalimantan Utara, punyai kekuatan wisata yang wajar didatangi paling tidak sekali seumur hidup. Pada umumnya bagaimana keadaan pariwisata disana? Mungkin buat sejumlah besar nama Krayan benar-benar terdengar asing. Ya, daerah yang ada pedalaman rimba Kalimantan ini jadi tepian di antara Indonesia dengan Malaysia. Team Tapal Batas detikcom bersama dengan PLN berpeluang hadir ke Krayan waktu lalu. Kami juga bertemu dengan Helmi Huda Asfikar, Camat Krayan Induk serta share narasi mengenai pariwisata disana.

“Bicara masalah wisata, kita dari mulai lokasi pemukiman dahulu. Kita punyai tari-tarian serta ukiran yang sekarang kita sedang bangun di sejumlah desa. Nah bila wisatawan tertarik akan itu dapat hadir ke Rumah Budaya Krayan,” kata Helmi. Seterusnya Helmi memperlihatkan alam Krayan yang kaya serta cantik. Bila wisatawan ingin serta tertarik untuk jelajah, benar-benar dapat. “Kita punyai alam yang masih asri sebab ada di lokasi Taman Nasional Kayan Mentarang. Pasti kita mempunyai kekayaan flora serta fauna yagn berlimpah. Di sini ada juga air terjun serta pegunungan yang dapat kita jajal dalam beberapa waktu. Bila ingin paket lebih singkat kita dapat mengambil seputar Long Bawan yakni ke Yuvei Semaring, ada pula Air Terjun Paramayo, kita dapat mencapai itu dalam satu hari saja,” imbuhnya.

Helmi menerangkan begitu daya tarik Bukit Yuvei Semaring demikian kuat. Diantaranya sebab namanya terkait dengan legenda yang berada di Krayan. “Kita punyai Bukit Yuvei Semaring yang erat hubungannya dengan legenda orang Dayak. Dia ialah orang suku Dayak Lundayeh yang tetap dikatakan dalam cerita rakyat dengan turun temurun dimana Yuvai Semaring dipandang manusia yang sampai tingkat kesaktiannya serta jadi manusia 1/2 dewa dalam keyakinan animisme,” tutur Helmi.

Bukit Yuvei Semaring tempatnya tidak jauh dari lapangan terbang Krayan yang mempunyai nama yang sama, yakni Lapangan terbang Yuvei Semaring. Bukit yang memiiliki ketinggian seputar 1100 mdpl itu kelihatan jelas dari lapangan terbang. “Dari pucuk Yuvei Semaring kita dapat lihat semua. Tiap wisatawan yang hadir serta masuk ke Krayan tetap kita bawa serta ke bukit ini. Jika cuaca bagus, kamu dapat nikmati sunrise waktu naik ke pucuk subuh hari. Waktu sore hari seputar jam 5 sore kita dapat sunset,” imbuhnya.

Baca juga : melampaui layanan aplikasi bisnis poker

Pasti traveler ingin tahu bagaimana fasilitas disana bila hadir ke Krayan? Walaupun ada di wilayah tepian, Krayan mempunyai hotel serta homestay yang harga dapat dijangkau. “Sekarang yang berkembang di Krayan tidak banyak, tetapi ada banyak warga yang telah dilatih hingga jika ada wisatawan hadir bisa ditempatkan ke homestay. Tenggang harga Rp 75 ribu sampai Rp 100 ribu per malam,” paparnya. Helmi juga mengutarakan jika Krayan punyai kuliner unik. Namanya Klatang, yang bahan bakunya dari ulat pohon.

“Kita punyai banyak kuliner. Salah satunya yang dapat dikisahkan ada makanan yang diberi nama Klatang, bahan bakunya ulat dari pohon spesial yang punyai protein tinggi serta punyai empedu lebih dari satu. Hingga mempunyai banyak manfaat, klatang ini jika dikonsumsi dapat mengobati penyakit dalam. Empedunya jika kita pisahkan dapat sembuhkan banyak penyakit kulit, kanker, serta berperan percepat memulihkan cedera terbuka sebab memiliki kandungan antiseptik,” tuturnya. Walaupun ada di tepian serta akses untuk sampai Krayan dapat disebutkan susah, tetapi bukan bermakna tidak ada wisatawan asing yang hadir kesana.

“Umumnya wisatawan yang hadir datang dari Malaysia serta Brunei keseluruhannya. Tapi ada juga yang datang dari Eropa serta Jepang, Amerika , rata-rata masuk melalui Malaysia. Meskipun masuk dari Indonesia mereka kesusahan untuk transportasinya. Sekarang Krayan jika dari Indonesia cuma dapat ditempuh dengan jalan udara,” jelas Helmi. detikcom serta team sudah rasakan langsung bagaimana triknya dapat sampai Krayan. Daerah ini cuma dapat ditempuh dengan jalan udara saja, itu juga dengan pesawat pelopor yang cuma dapat bawa penumpang 12-15 orang saja sekali terbang.

Dan, penerbangan kesana terbatas serta cuma dilayani oleh dua maskapai saja, yakni Sussi Air serta AviaStar. Pesawat ini juga tidak terbang tiap hari serta cuma 1x PP saja. Dan tidak gampang juga untuk dapat memperoleh ticket pesawat ke Krayan, sebab tiketnya terbatas serta masyarakat yang ingin terbang ramai. Sering wisatawan tidak memperoleh ticket sebab untuk membelinya kamu harus hadir langsung ke loket maskapai, tidak ada dengan online. Tetapi walaupun bagitu, waktu kamu terbang di langit Krayan, yakinlah mata kamu tidak akan berkedip. Situasi hijau rimba Kalimantan demikian terasa sangat di sini serta indah dari ketinggian. Waktu datang kamu akan diterima oleh udara fresh yang benar-benar bersih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *